IMers.my.id - Dalam dunia
internet marketing, banyak sekali cara untuk mempromosikan sebuah usaha baik itu produk maupun usaha. Kita mengenal yang namanya
telemarketing email marketing, personal branding dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun dari itu semua, hanya bermuara pada satu hal yaitu konsumen (
user).
Nah bagi yang sudah memiliki target
landing page berupa fanpage,
microsite maupun blog dan ingin menjaring konsumen (
user) tentu harus melakukan yang namanya
campaign, pasti sudah banyak yang mengenal
campaign via
Fb-Ads, Google Adwords (SEM), GDN dan juga
campaign melalui
agency online ad marketplace dimanapun. Selain itu
campaign juga bisa dilakukan dengan menggunakan
news portal site dan masih banyak lagi media yang lainnya.
Nah alat yang kita gunakan untuk mengukur sebuah
campaign adalah
Google Analytics. Dari sini nanti kita akan mengetahui seberapa efektifnya iklan dapat berjalan seusuai harapan, dan dari sini pula kita bisa tahu sejauh mana efektifitas kita dalam menempatkan
campaign untuk
landingpage yang telah kita buat.
Untuk langkah pertama kita harus memiliki sebuah
landing page yang nantinya akan terhubung dengan data statistik yang kedepannya hasil dari data statistik dapat kita olah sesuai keinginan. Kedua kita akan membuat sebuah
url tracking yang berfungsi untuk mengetahui alur kedatangan
visitor. Cara membuatnya seperti apa? langsung aja disini:
- Kita harus membuat url tracking, kita akan memanfaatkan url builder dari Google (agar lebih efisien) https://support.google.com/analytics/answer/1033867?hl=en
- Kita isikan semua kolom sesuai dengan data campaign yang akan kita lakukan, sebagai contoh silahkan lihat url dibawah ini yang Inyong ambil dari laman Kapanlagi.com untuk campaign yang dilakukan oleh MeetTheLabels.com
http://meetthelabels.com/?utm_source=Kapanlagi&utm_medium=Skin&utm_campaign=MeetTheLabelRegistrasi
Dari url tersebut kita akan bagi kedalam beberapa kelompok sebagai berikut:
| Campaign Source (utm_source) |
Required. Use utm_source to identify a search engine, newsletter name, or other source.
Example: utm_source=Kapanlagi.com |
| Campaign Medium (utm_medium) |
Required. Use utm_medium to identify a medium such as email or cost-per- click.
Example: utm_medium=Skin (background Kapanlagi.com) |
| Campaign Term (utm_term) |
Used for paid search. Use utm_term to note the keywords for this ad.
Example: utm_term=running+shoes (optional) |
| Campaign Content (utm_content) |
Used for A/B testing and content-targeted ads. Use utm_content to differentiate ads or links that point to the same URL.
Examples: utm_content=logolink or utm_content=textlink (optional) |
| Campaign Name (utm_campaign) |
Used for keyword analysis. Use utm_campaign to identify a specific product promotion or strategic campaign.
Example: utm_campaign=MeetTheLabelRegistrasi (sign up on the Meetthelabels) |
Oke, dari sini sudah mulai paham kan? ingin tahu kelanjutannya?
next time akan disambung lagi, terutama untuk membaca hasil campaign di
Google Analytics. Wong ganteng mau tidur sek.
Enjoy blogging
Tidak ada komentar:
Posting Komentar